Tags

, , , , , , , , ,


Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Fauzi Bowo, kembali membuat kebijakan yang menghebohkan dengan menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta No.7 tahun 2012 tentang Pencabutan Penundaan Perizinan Minimarket. dengan kebijakan ini, Foke mencabut Instruksi Gubernur DKI Jakarta No.115 tahun 2006 tentang Penundaan Perizinan Minimarket, sehingga keran perijinan pendirian minimarket di wilayah Provinsi DKI Jakarta dibuka lebar-lebar.

latar belakang dari kebijakan ini adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat, ungkap Hasan Basri Saleh, Asisten Perekonomian dan Administrasi DKI Jakarta. apakah benar bahwa 1.868 minimarket yang berada di penjuru DKI Jakarta tidak dapat melayani kebutuhan masyarakat? terlebih 1.443 minimarket itu belum memiliki ijin pendirian atau ijinya tidak lengkap. belum lagi yang lokasinya berdekatan dengan pasar tradisional.

dapat dibayangkan efeknya terhadap pasar tradisional yang semakin terpinggirkan. pemerintah seharusnya mengutamakan pedagang kecil dan pemasaran komoditi pertanian yang dihasilkan oleh petani lokal. dengan menjamurnya minimarket, maka dapat dipastikan pedagang kecil akan kalah bersaing. kita dapat membeli hampir semua kebutuhan rumah tangga di minimarket dengan harga yang relatif murah, bandingkan jika kita membeli di pasar yang mungkin dengan harga tangan ketiga. pedagang dengan modal kecil secara perlahan tapi pasti akan segera mengakhiri usahanya.

di sisi lain, dengan keberadaan minimarket yang tak berijin bisa dipastikan merugikan pemerintah daerah. pembangunan pasar tradisional yang telah dilakukan pemerintah daerah bisa saja terbengkalai jika pedagang tidak dapat melakukan aktivitas di pasar. kilas balik ke belakang dimana banyak pasar tradisional yang terkena bencana kebakaran, walaupun isunya memang sengaja dibakar. tapi apa yang terjadi kemudian? dibangunnya bangunan yang lebih modern dengan judul PASAR MODERN yang di dalamnya tidak terdapat pedagang kecil.

bagaimana pedagang kecil dapat bersaing dengan pemodal besar untuk menempati los yang sedemikian mahalnya. minimarket pun demikian juga. alangkah baiknya jika pemerintah justru membangun pasar tradisional menjadi bersih dan rapi sehingga masyarakat betah untuk berbelanja di pasar tradisional. tidak salah jika pemimpin mencontoh pemimpin lain yang sudah berhasil, seperti Joko Widodo yang berhasil menjadikan pasar resik di Solo atau Kota Jogja dengan pasar Beringharjo-nya. di sisi lain, pedagang kecil sudah harus melakukan diversifikasi produk yang ditawarkan sehingga lebih menarik dan terjangkau.

sumber: dari berbagai sumber

Advertisements